contoh proposal maulid nabi

PROYEK PROPOSAL MEMPERINGATI MAULID NABI ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG I. PENDAHULUAN Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat, taufiq serta hidayahNya sehingga kita diberi kenikmatan kemampuan akal dan fikiran yang sehat, serta jasmani dan rohani, sehingga bisa beraktifitas dan selalu bersyukur kepada-Nya. Amin. Kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah merupakan moment penting dan berharga bagi umat manusia, khususnya umat islam. Karena beliau adalah revolusi dunia dalam tatanan kehidupan manusia. Melalui risalah-risalah yang dibawa beliau umat islam mampu mencapai derajat yang lebih luhur karena kemuliaan akhlak. Sehingga tidaklah berlebihan apabila beliau dicintai oleh umatnya dan dikenang hari kelahiran-nya. Sebagai wujud rasa cinta kepada beliau, maka Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Madrasah Aliyah Al Muslihun ingin mengadakan suatu kegiatan dalam bentuk perlombaan yang bermaksut untuk kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid Nabi). Siswa siswi Madrasah Aliyah Al Muslihun merupakan bagian dari generasi yang akan meneruskan tongkat estafet perjuangan beliau yaitu untuk beraniar ma’aruf kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan mengenang kelahiran serta jasa-jasa beliau. II. LANDASAN 1. Keputusan rapat program kerja OSIS tanggal 19 Januari 2011 tentang progam Kerja periode 2010/2011. 2. Keputusan rapat pengurus OSIS tanggal 19 Januari 2011 tentang perencanaan Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW pembentukan panitia Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2011. 3. Rapat panitia pada tanggal 26 – 29 Januari 2011 tentang pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. III. NAMA DAN TEMA KEGIATAN 1. Nama kegiatan ini adalah “ Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW” MA Al Muslihun Tunggangri Kalidawir. 2. Sedangkan tema kegiatan ini adalah “Menggali potensi diri berjiwa Islami. IV. TUJUAN a. Tujuan Umum Untuk mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan Mengenang jasa-jasa beliau. b. Tujuan khusus b.1. Meningkatkan pengetahuan siswa tentang perjuangan Nabi Muhammad SAW. b.2. Menumbuhkembangkan kemampuan siswa untuk memahami dan meneladani pribadi Rasulullah. b.3.Meningkatkan jiwa keislaman siswa-siswi MA Al- Muslihun. b.4.Menciptakan wahana untuk istabiqul khoirot antar siswa. V. WAKTU DAN TEMPAT Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dilaksanakan pada : hari/tanggal : Senin – Selasa, 14-15 Januari 2011 tempat : Kampus MA Al Muslihun waktu : Sebagaimana tercantum dalam jadwal terlampir jenis kegiatan : I. LOMBA: a. Lomba Pidato: 1. Pidato Bahasa Indonesia 2. Pidato Bahasa Arab 3. Pidato Bahasa Inggris 4. Pidato Bahasa Jawa b. Pertandingan Catur c. Lomba Puisi d. Lomba kebersihan kelas II. PENGAJIAN VI. RENCANA ANGGARAN DANA DAN SUMBER DANA 1. Anggaran Dana Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini perkirakan memerlukan biaya sebesar Rp. 337.500.- (Tiga Ratus Tiga Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) 2. Sumber Dana a) Kas OSIS b) Dari madrasah VII. PESERTA DAN PELAKSANA a. Peserta Adapun peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa-siswi kelas X,XI,XII MA Al muslihun Tunggangri Kalidawir dengan jumlah b. Pelaksana Pelaksana kegiatan ini adalah panitia yang di bentuk oleh OSIS pada tanggal 19 Januari 2011 dengan sebagaimana terlampir. VIII. PENUTUP Demikian proposal ini kami buat sebagai acuan pelaksanaan kegiatan, tidak lupa kritik dan saran yang bersifat konstruktif kami harapkan dari semua pihak demi suksesnya peringatan Muilid Nabi yang akan kami selenggarakan . Kalidawir, 04 februari 2011 PANITIA PALAKSANA Ketua AMRU RIZA Sekretaris FITRI RIYANI Mengetahui, Waka kesiswaan Selaku Pembina OSIS NUR QOMARUDIN, S.Pd.I Ketua OSIS AHMAD NUR EFENDI Menyetujui, Kepala MA AL-MUSLIHUN MAHRUS ALI, S.Pd.,M.H NIP.19701218 199803 1 005 ANGGARAN DANA MAULID NABI MUHAMMAD SAW MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN KALIDAWIR TULUNGAGUNG I. KESEKRETARIATAN a.Map Rp. 7.500 b.Foto copy Rp. 25.000 c.Kertas sampul Rp. 5.000 d.Hadiah Rp. 110.000 TOTAL Rp. 147.500 II. PERLENGKAPAN a.Transport Rp. 20.000 b.Saund system Rp. 30.000 TOTAL Rp. 50.000 III. HUMAS a.Transport/Humas Rp. 25.000 TOTAL Rp. 25.000 IV. DEKDOK a.Kertas Rp. 37.000 b.Paku + Double tipe Rp. 10.000 c.Benang Rp. 3.000 TOTAL Rp. 50.000 V. KONSUMSI a.Air minum 3 kardus Rp. 60.000 TOTAL Rp. 60.000 GRAND TOTAL a.Kesekretariatan Rp. 147.500 b.perlengkapan Rp. 50.000 c.Humas Rp. 25.000 d.Dekdok Rp. 50.000 e.Konsumsi Rp. 65.000 JUMLAH Rp. 337.500 VI. Transpot pembicara / mubaligh Rp. 300.000 JADWAL KEGIATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG NO Hari/tanggal Waktu Kegiatan Keterangan 1 Senin,14 Februari2011 07.00-07.30 Checking Peserta Kesekretariatan 2 07.30-08.00 Lomba kebersihan kelas Panitia 3 08.00-10.00 Lomba Pidato Panitia 4 Bahasa Arab 5 Bahasa Inggris 6 Bahasa Indonesia 7 Bahasa Jawa 8 10.00-10.30 ISTIRAHAT All Off 9 10.30-12.30 Lomba Catur Panitia 10 Lomba Puisi 11 12.30-… Go Home All Off 12 Selasa,15 Februari 2011 07.30-09.00 Tahlilan 13 09.00-09.30 Ceramah Agama + Do’a 14 09.30-10.00 Pembagian Hadiah Panitia 15 10.00-… Go Home All Off NB : Jadwal dapat berubah sesuai dengan situasi dan kondisi Kalidawir,05 Februari 2011 Sekretaris FITRI RIYANI SUSUNAN PANITIA PALAKSANA PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG I. PELINDUNG : Kepala MA Al- Muslihun II. PENASEHAT : Wakamad Kesiswaan III. PENANGGUNG JAWAB :Ketua OSIS MA Al-Muslihun IV. STERRING COMITE : - Ketua OSIS - Sekretaris OSIS V. ORGANIZING COMITE : Ketua : Amru Riza Sekretaris : Fitri Riyani Bendahara : Rohmawati Seksi – seksi : 1. Sekretariatan a. Moh. Khoirudin (Co) b. Rika Nur F. 2. Perlengakapan a. Jazaul Hamim (Co) b. Nikmatus Sholikah c. Elsa Nila Sari d. Khoirul Anwar 3. Humas a. Subur Santoso (Co) b. Nur Laili c. Ika Purnamasari d. Ahmad Shohibi 4. Giat a. Ririn Handayani (Co) b. Heni Habibah c. Syaiful Zahid d. Laylatus Salamah 5. DekDok a. Fathur Rohman (Co) b. Anis Kholfiatun N. c. Nur Ihwan S. d. Imam Syafi’i 6. Konsumsi a. Fina kholifatul A. (Co) b. Istikhomah c. Arif Yulianto

Kamis, 30 Juni 2011

Kelahiran Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu :
  1. Pidato Presiden/Mandataris MPRS dihadapan para tokoh dan pimpinan yang mewakili organisasi kepanduan yang terdapat di Indonesia pada tanggal 9 Maret 1961 di Istana Negara. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI TUNAS GERAKAN PRAMUKA
  2. Diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya. Tanggal 20 Mei adalah; Hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PERMULAAN TAHUN KERJA.
  3. Pernyataan para wakil organisasi kepanduan di Indonesia yang dengan ikhlas meleburkan diri ke dalam organisasi Gerakan Pramuka, dilakukan di Istana Olahraga Senayan pada tanggal 30 Juli 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI IKRAR GERAKAN PRAMUKA.
  4. Pelantikan Mapinas, Kwarnas dan Kwarnari di Istana Negara, diikuti defile Pramuka untuk diperkenalkan kepada masyarakat yang didahului dengan penganugerahan Panji-Panji Gerakan Pramuka, dan kesemuanya ini terjadi pada tanggal pada tanggal 14 Agustus 1961. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai HARI PRAMUKA.

Selasa, 28 Juni 2011

SEMAPHOR
Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Sedangkan warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya.



Trik Mudah Kuasai Semaphore

Sebenarnya ada berbagai macam cara untuk dapat menguasai isyarat semaphore dengan cepat dan mudah.

Berikut ini adalah salah satunya, dengan model Jarum Jam, tinggal mengingat angka dan hurufnya. Selamat mencoba..........


Senin, 27 Juni 2011

prinsip dasar kepramukaan


prinsip dasar kepramukaan

Prinsip Dasar Kepramukaan adalah:
  1. Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  2. Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
  3. Peduli terhadap diri pribadinya;
  4. Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka.
Prinsip Dasar Kepramukaan sebagai norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan ditumbuhkembangkan melalui proses penghayatan oleh dan untuk diri pribadinya, bagi peserta didik dibantu oleh pembinanya, sehingga pelaksanaan dan pengamalannya dilakukan dengan penuh kesadaran, kemandirian, kepedulian, tanggung jawab serta keterikatan moral, baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat. Menerima secara sukarela Prinsip Dasar Kepramukaan adalah hakekat pramuka, baik sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa, makhluk sosial, maupun individu yang menyadari bahwa diri pribadinya:

Mentaati perintah Tuhan Yang Maha Esa dan beribadah sesuai tata-cara dari agama yang dipeluknya serta menjalankan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya. Mengakui bahwa manusia tidak hidup sendiri, melainkan hidup bersama dengan makhluk lain yang juga diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, khususnya sesama manusia yang telah diberi derajat yang lebih mulia dari makhluk lainnya. Dalam kehidupan bersama didasai oleh prinsip peri kemanusiaan yang adil dan beradab. Diberi tempat untuk hidup dan berkembang oleh Tuhan Yang Maha Esa di bumi yang berunsurkan tanah, air dan udara yang merupakan tempat bagi manusia untuk hidup bersama, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan rukun dan damai. Memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan lingkungan sosial serta memperkokoh persatuan, menerima kebhinnekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memerlukan lingkungan hidup yang bersih dan sehat agar dapat menunjang/memberikan kenyamanan dan kesejahteraan hidupnya. Karena itu manusia wajib peduli terhadap lingkungan hidupnya dengan cara menjaga, memelihara dan menciptakan lingkungan hidup yang baik.

senyum masaka

kalau mau senyum caranya begini kak...
<img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width=18 height=18 border=0>

tips unik

Tips Unik Pramuka MASAKA Untuk Para Pembina

Salam Pramuka.........!!!

Kakak-kakak para Pembina Pramuka yang saya hormati.
Bukan bermaksud meng-guru-i atau bukan berarti kami lebih hebat, tapi hanya ingin membagi ilmu yang kami punya sebagai bahan pembanding atau mungkin sebagai bahan ajar (kalau mungkin. red).
Selama ini kami selalu menerapkan prinsip dasar 5 (lima, Five dalam bahasa inggris), untuk memajukan pangkalan yang kami bina. Dan lima dasar ini tidak boleh terpisah/terberai satu sama lain jika ingin pangkalan yang anda bina selalu survive (jaya maksudnya). apa saja prinsip dasar 5 itu ???.

1. Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah
2. Dukungan yang lebih kuat lagi dari para dewan guru
3. Ada siswa yang siap untuk ditempa dan dilatih
4. Dukungan yang sangat kuat dari orang tua
5. Ada pembina yang profesional (kalau ada), (profesional = tidak penting)

Sekali lagi, lima hal diatas harus ada dan sangat penting sekali adanya untuk membuat pangkalan yang hebat. Nahhh....., dibawah ini penjelasan dari 5 hal diatas.

1. Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah
Apa sih yang dimaksud dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah itu...???. sebelum saya jelaskan apa maksudnya terlebih dahulu kami jelaskan apa maksud dari dukungan.
Yang dimaksud dukungan disini adalah dukungan secara menyeluruh dan total, bukan hanya sekedar ucapan
"yach... program anda saya dukung",
Tapi setelah itu tidak pernah lagi bertanya, melihat, tidak mendukung kegiatan yang dibuat pembina, mengaudit keuangan dan program, menanyakan kendala, atau menawarkan bantuan. Itu namanya bukan dukungan yang kuat, kata-kata "yach.... program anda saya dukung" itu hanya basa-basi saja. Apa lagi ketika pembina mengajukan kegiatan jawabannya "maaf, lain kali aja, lagi ngga' ada dana", itu namanya dukungan aspal (asli tapi palsu).
Nah...., para pembina, jadi apa yang dimaksud dengan 'Dukungan yang kuat dari pihak kepala sekolah'?, artinya kepala sekolah benar-benar mendukung semua kegiatan yang kita ajukan, bagaimana dengan keadaan dana sekolah sedang menipis?, itu bisa disiasati kalau lima hal diatas terpenuhi. Jadi bagaimana Kepala sekolah yang mendukung itu:
1. Mau Bertanya Tentang
• kendala-kendala yang dihadapi dilapangan
• kesiapan peserta menghadapi lomba
• kemampuan pembina
• kegiatan berikutnya
• pencapaian ramu, rakit, terap
• DLL. intinya semua hal selalu ditanyakan oleh kepala sekolah
2.Marah-Marah Jika Program Tidak Jalan
3. Selalu Rutin Mengadakan Rapat Dengan Semua Komponen Tentang KegiatanPramuka
4. Mengaudit Keuangan
5. DLL. Intinya Semua Kegiatan Dilakukan Oleh Kepala Sekolah Utnuk Mendukung Suksesnya Kegiatan Pramuka.
Nah.... kakak-kakak tau kan maksudnya dengan kepala sekolah mendukung dengan kuat itu???, jadi jika kakak-kakak mau membina Pramuka disuatu lembaga sekolah baik SD, MI maupun SMP, MTs, cari kepala sekolah yang kayak gitu, atau jika tidak ada kepala sekolah yang seperti itu, maka gas kakak-kakak untuk menjadikan kepala sekolahnya seperti itu, saya jamin bisa, karena disekolah kami yaitu SDN Andongsari 03 dulunya kepala sekolah cuek banget termasuk guru-gurunya, mereka tidak peduli dengan Pramuka, tapi berkat ketekunan para pembinanya, itu semua hanya tinggal kenangan belaka. Di Ambulu ada 4 lagi lo.... sekolah yang sukses dibidang Pramuka, dulunya sich...., ceritanya sama saja para kepala sekolah dan guru-gurunya cuek abis....!!!,

2. Dukungan Yang Lebih Kuat Dari Dewan Guru
Apa Sich maksud dari dukungan yang lebih kuat dari dewan gur itu...?.
Nah...., kalau kepala sekolah tugasnya hanya mengawasi, memberikan arahan, memotifasi, dan yang bertanggung jawab terhadap semua kegiatan, kalau guru lain lagi...!!. Artinya guru yang mendukung itu disamping memberikan arahan, juga mau ikut terlibat dalam pelaksanaan latihan, maupun dalam even-even perlombaan.
Misalkan, kita sebagai pembina membutuhkan pertolongan kepada guru, maka guru tersebut dengan senang hati mau menolong kita kapanpun dan dimanapun, naaah..., ini namanya dukungan yang hyata, bukan hanya omong tok, "saya sangat mendukung", tapi ya hanya sebatas mendukung, ngga' ada pelaksanaannya, itu sama aja bohong.
Kemudian apa saja yang bisa kita pintai tolong kepada dewan guru tersebut...?
Sebenarnya banyak kok yang guru bisa lakukan untuk kemajuan Pramuka dipangkalan kita, yang biasanya pembina sulit untuk melakukannya, misal
• Untuk memberi pengertian pada orang tua kita bisa minta tolong pada guru untuk mendatangi rumahnya, biasanya orang tua itu lebih percaya guru ketimbang pada pembinanya
• memberikan sangsi pada peserta, jangan sampai seorang pembina memberikan sangsi sendiri pada peserta, bisa gawat, karena begitu pembina keliatan kejam suka ngasih sangsi suka menghukum, maka peserta akan hilang simpatiknya pada kita, ketika itu juga kita akan kesulitan untuk melaksanakan ide-ide karena peserta akan membuat jarak dengan kita.
• memberikan dukungan dana, tau sendiri kan....?, kalau sudah ada lomba banyak kan dana yang dibutuhkan?, apalagi dana sekolah sedang menipis, sedangkan lomba pramuka setahun 4 sampai 5 kali.
• Marah bukan tugas kita sebagai pembina, tapi marah adalah tugas guru, maka selama proses latihan guru harus terus mendampingi.
• dan banyak lagi lainnya yang bisa dilakukan oleh guru.
Jadi guru nggak sama dengan kepala sekolah, artinya kalau yang dimaksud dengan dukungan guru itu, maka guru tersebut betul-betul terlibat dalam proses latihan maupun lomba.

3. Ada Siswa Yang Siap Ditempa Dan Dilatih
Maksudnya disini adalah siswa yang menjadi anggota Pramuka, minimal satu regu putra dan satu regu putri, yang siap lahir batin untuk belajar dan belajar. anggota tersebut harus siap mengorbankan segalanya, biasanya siswa ada ikut club sepak bola, jika dia masuk dalam regu inti maka dia siap untuk menomor duakan sepak bola dan menomor satukan Pramuka, jika tidak sanggup jangan dimasukkan kedalam regu inti, bisa hamburadul jadinya karena Pramuka butuh kekompakan regu. Dipangkalan kami latihan Pramuka seminggu 2 kali dan itu harus diikuti oleh semua anggota yang ditunjuk latihan dengan tetap didampingi oleh guru. Dan pelaksanaan persami satu bulan sekali inipun wajib bagi semua anggota. Bahkan kalau menghadapi even lomba maka latihan tiap hari itupun dua kali mulai jam 04.30 - 06.00 wib dan jam 14.00 - 17.00 wib. dan inipun juga wajib diikuti oleh semua anggota inti yang ditunjuk dan tetap didampingi oleh dewan guru. Jika ada anggota yang tidak sanggup mengikuti ketatnya jadwal latihan maka dia harus dikeluarkan dari regu inti. Tentu saja dengan berbagai pertimbangan dan konsultasi pada dewan guru serta kepala Sekolah termasuk orang tua juga diajak berunding.
Dan yang penting juga, pihak sekolah maupun guru harus bisa membujuk anak yang pandai/berprestasi, untuk mau masuk regu inti, karena biasanya anak pintar ngga' mau masuk regu inti karena lebih memberatkan belajarnya. Anak yang pandai sangat diperlukan dalam regu Pramuka karena banyak lomba-lomba Pramuka yang mengandalkan otak.

4. Dukungan Yang Sangat Kuat Dari Orang Tua
Maksud dari dukungan yang kuat dari orang tua adalah orang tua juga terlibat dalam pelaksanaan latihan Pramuka Tersebut baik langsung maupun tidak langsung. karena walaupun kepala sekolah mendukung, guru-guru juga mendukung, dan anaknya siap lahir batin untuk dilatih, tapi orang tua tidak menijinkan pada anaknya, atau mengijinkan tapi tidak total, maka semua hal diatas tidak ada gunanya. sebab Pramuka yang bagus itu modalnya besar, dipangkalan kami setiap anak yang masuk anggota inti wajib memiliki:
• Baju Pramuka MASAKA (nama pangkalan MAA) seharga Rp. 40.000,-
• Baju Pramuka Harian Rp. 30.000,-
• Celana Pramuka TRISULA rp. 40.000,-
• Celana Pramuka harian Rp. 30.000,-
• Baret Rp. 7.500,-
• Asduk Rp. 15.000,-
• Topi TRISULA Rp. 20.000,-
• Slayer TRISULA (dua buah) Rp. 20.000,-
• Kaus TRISULA (untuk kegiatan lapangan) rp. 25.000,-
• Kaus TRISULA harian Rp. 25.000,-
• Kaus Kaki TRISULA Rp. 15.000,-
• Kaus kaki Pramuka harian Rp. 5.000,-
• Sepatu harian Rp. 80.000,-
• Sepatu TRISULA Rp. 140.000,-
• Slempang/tetampang Rp. 10.000,-
• Peluit dan talinya Rp. 22.000,-
• Ikat pinggang TRISULA 15.000,-
• Ikat pinggang harian Rp. 10.000,-
• Kopel & hanrem (yang sering dipakai BRIMOB) Rp. 70.000,-
• Tempat Air minum Rp. 30.000,-
• Tas paha Rp. 30.000,-
• Tongkat TRISULA dan benderanya Rp. 30.000,-
• Tongkat kegiatan (2 buah) Rp. 15.000,-
• Ransel TRISULA Rp. 135.000,-
• Tas tongkat Rp. 10.000,-
Banyangkan...!!!, berapa ratus ribu yang harus disediakan orang tua buat perlengkapan Pramuka tersebut, belum lagi iuran mingguan, iuran jika ada perkemahan, dll. Dan lagi peralatan diatas bukan termasuk peralatan sekolah, karena peralatan diatas khusus untuk Pramuka saja. Jika orang tua dukungannya kurang kuat apa mungkin hal diatas bisa terjadi.
Tapi harga tersebut diatas adalah harga asli artinya dipangkalan kami harga itu tidak tentu, bagi si kaya harga itu akan lebih mahal dan bagi si kurang mampu harga diatas bisa lebih murah artinya harga tersebut saling silang, yang kaya bantu yang kurang mampu. Belum termasuk bantuan masyarakat, tokoh masyarakat, dan sekolah maupun dewan guru. Intinya Pramuka yang ideal itu tidak murah butuh dukungan semua pihak.
Disamping dukungan keuangan orang tua juga dukungan butuh dukungan yang lain, misal ketika anak latihan jam 04.30 pagi, itu kan masih gelap dan enak-enaknya tidur, siapa yang membangunkan anak dan mengantarkannya ketempat latihan kalau bukan orang tua, ini juga salah satu bentuk dukungan, disamping banyak lagi dukungan-dukungan yang lain yang diperlukan dari orang tua.

5. Ada Pembina Yang Profesional

Pembina profesional juga diperlukan walupun tidak terlalu penting, karena hal yang paling penting adalah 4 hal diatas, tugas pembina hanya membina dan melatih materi kepramukaan tidak lebih dari itu, untuk yang lain-lain serahkan pada dewan guru. Pembina profesional tidak harus KMD, KML, atau yang lainnya, walaupun Pembina sudah KML tapi tidak mau terus belajar, tidak mau menerima perkembangan dunia Pramuka, tidak kreatif, tidak produktif, maka sama halnya bohong. Lebih baik pembina yang belum KMD tapi memenuhi kriteria diatas.


Metode latihan pramuka


METODE LATIHAN PRAMUKA PENEGAK

Secara jujur kita aakui, jumlah peserta didik Gerakan Pramuka golongan Penegak prosentasenya menurun jika dibandingkan dengan jumlah anak golongan Siaga dan Penggalang. Kalau kita amati, banyak peserta didik golongan siaga yang masih mau melanjutkan sebagai Pramuka Penggalang, namun apabila sudah memasuki usia Penegak, kebanyakan mereka sudah tidak berambisi lagi untuk bergabung menjadi Pramuka Penegak. Benarkah Pramuka Golongan Penegak kurang/tidak lagi menarik bagi pemuda seusia 16 – 20 tahun, sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian orang ? ataukah mungkin ada factor-faktor lain yang menyebabkan semua ini, sehingga perlu kita benahi agar kegiatan Penegak tetap diminatipesertadidik. 

            Apabila kita membaca sejarah kepanduan khususnya masalah kepenagakan, disitu akan kita ketahui, bahwa lahirnya Pramuka Golongan Penegak bukanlah merupakan ide dari pendiri kepramukaan “ Baden Powell “untuk diikuti oleh pemuda seusia penegak. Akan tetapi, lahinya Pramuka golongan Penegak ini justru dikerenakan tuntutan dari mereka sendiri ( pemuda golongan penegak ) untuk tetap memandu, melanjutkan kegiatannya sewaktu mereka masih sebagai Penggalang. Dengan demikian jelaslah bagi kita, bahwa sebenarnya Pramuka Penegak masih diminati pemuda, hanya saja bagaimana cara menciptakan “ porsi kegiatan kepramukaan“yang cocok pada anak seusia inilah yang agak sulit.

            Berbagai gagasan latihan untuk Penegak pernah dicoba oleh Baden Powell, namun kebanyakan gagasan itu ditarik kembali, dengan alasan kurang sesuai dengan yang dikehendaki mereka. Padahal, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, syarat utamanya haruslah cocok dan sesuai dengan yang dikehendaki mereka, sehingga dapat menarik mereka untuk berbondong-bondong bergabung menjadi Pramuka Penegak. Akhirnya ditemukanlah bahan latihan yang cocok untuk mereka, yaitu suatu latihan yang dapat menambah dan melangkapi hal-hal yang belum didapatkan sewaktu mereka masih menjadi Siaga dan Penggalang, dalam rangka menciptakan warga Negara yang baik dan berguna. Sedangkan cara memberikannya dengan mempergunakan metode kepanduan dalam suasana hidup diluar dan bakti.

            Karena kepramukaan mempunyai sifat nasional, internasional dan universal, maka metode latihan kepenegakan di Indonesia pun disesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan masyarakat dan Negara Indonesia. Dalam Gerakan Pramuka, Pramuka Penegak adalah kader-kader Pembina, yang mempunyai tugas untuk membangun Indonesia. Mereka menggabungkan diri dengan suka dan rela untuk bertugas:

1.membina diri sendiri dan sesama Pramuka

2. Berbakti kepada Tuhan, tanah air, bangsa dan Negara Republik Indonesia, yang kini sedang melaksanakan pembangunan untukmencapai masyarakat adil dan makmur.

            Sedangkan latihannya dilaksanakan dari, oleh dan untuk mereka sendiri. Inilah gambaran latihan Kepenagakan yang menarik. Saya yakin, apabila prinsip ini dipegang teguh dalam melaksanakan latihan kepenegakan, niscaya latihan tersebut akan benar-benar menarik bagi peserta didik. Dan sekaligus dapat mengarah kepada upaya penacapaian tujuan Gerakan Pramuka.

            Lalu kenapa pemuda kurang berminat untuk menjadi Pramuka Penegak? Menurut pengamatan kami, factor-faktornya dapat kami simpulkan sebagai berikut :

Bentuk latihan yang menoton dan mengulang latihan penggalang.

            Salah satu factor yang menyebabkan pemuda kurang berminat untuk menjadi Pramuka Penegak adalah karena banyak di antara Pembina Penegak yang menyajikan acara latihannya seperti pada latihan penggalang. Sehingga kesannya di mata anak didik, latihan kepenegakan itu menoton dan membosankan. Lebih-lebih bagi mereka yang dahulunya aktif waktu menjadi penggalang jelas tidak tertarik untuk masuk menjadi Penegak.

            Hal ini sebenarnya janganlah sampai terjadi. Meskipun ada beberapa mata acara latihan yang sama untuk anak penggalang dan penegak, suatu missal, cara mempergukan kompas, tetapi model penyampaiannya dan luas isi materi antara penggalang dan Penegak jelas berbeda. Untuk anak penggalang materi yang disampaikan mungkin sebatas pengenalan kompas, bagian-bagian dan fungsinya, serta cara mempergukannya secara praktis. Tetapi untuk anak Penegak akan lebih lagi, selain materi yang disampaikan di Penggalang, masih ditambah lagi tentang sejarah asal usul kompas, macam-macam bentuk kompas dari yang paling sederhana sampai ke paling modern, cara memilih jenis kompas, cara merawat, cara membuat kompas yang sederhana. Dan kalau perlu, mereka juga harus dapat menerangkan dan melatih orang lain terutama adik-adik siaga dan penggalang dalam mempergunakan kompas. Lebih baik lagi kalau mereka dapat menuliskan hal-hal tersebut hingga tersusun menjadi bentuk buku. Yang menyampaikan materinya juga tidak harus Pembina, tetapi mereka dapat saling berdiskusi dari pengetahuan dan bahan-bahan yang mereka peroleh sendiri. Sehingga mereka saling menambah dan melengkapi. Dengan demikian pengetahuan mereka tentang kompas akan semakin luas.

            Demikian juga untuk mata acara yang lain, hendaknya janganlah selalu Pembina yang menyampaikan, sehingga akan terkesan terlalu menggurui. Berilah jalan dan dorongan kepada mereka, terutama pengurus Dewan Ambalan. Untuk dapat menyampaikan materi latihan kepada teman-temannya. Cara lain yang dapat kita tempuh adalah dengan memberikan masalah dan pertanyaan yang berhubungan dengan materi latihan. Para Penegak disuruh membahas masalah tersebut atau mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan itu dengan cara berdiskusi atau membaca buku-buku. Kalau perlu tugaskan kepada mereka untuk menghubungi tokoh-tokoh atau instansi yang jelas menguasai atau ada hubungannya dengan materi tersebut.

            Dengan demikian peserta didik akan sadar kekhilapannya dan cepat kembali ke jalan yang semestinya.

Terlebih untuk Ambalan yang masih baru didirikan, sebagai langkah awal Pembina harus banyak berperan. Baik dalam memberikan contoh cara memimpin jalanya latihan, mengurus administrasi maupun dalam membuat usulan kegiatan, petunjuk pelaksanaan, evaluasi dan laporan kegiatan. Pembina juga harus menjelaskan secara rinci tugas-tugas para Dewan Ambalannya sesuai dengan ketentuan yang benar.

        Dengan demikian diharapkan Dewan Ambalan pertama yang berfungsi dengan baik dan benar. Ini sangat penting sekali, sebab biasanya pengurus masa bakti berikutnya sebagian besar mencontoh kerbiasaan Dewan Ambalan sebelumnya. jika awalnya sudah terbiasa suatu hal yang kurang baik dikhwatirkan akan menjadi tradisi turun temurun dalam Ambalan tersebut.

By…..by…..
Semoga bermanfa’at amieeeeeeennnnn
………………………………………………………

By: the ghost love “ acina” PRAMUKA MASAKA YA’E

contoh proposal


PROYEK PROPOSAL
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)












MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN
KALIDAWIR-TULUNGAGUNG
2010-2011



PROYEK PROPOSAL
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)
MADRASAH ALIYAH AL MUSLIHUN
KALIDAWIR TULUNGAGUNG

I.              PENDAHULUAN
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat, taufik serta hidayah-Nya sehingga kita diberi kenikmatan kemampuan akal dan pikiran yang sehat, serta jasmani dan rohani, sehingga bisa beraktifitas dan selalu bersyukur kepada-Nya. Amin.
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan sarana pengembangan bakat dan minat siswa-siswi serta merupakan alat penyalur aspirasi siswa. Untuk itu, perlu adanya personalia yang mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan pola pikir yang logis dan kritis serta berjiwa Pancasila dan Aswaja.
Sehubungan dengan hal tersebut kami merasa perlu untuk mengadakan kegiatan Latihan Dasr Kepemimpinan Siswa (LDKS) guna memberikan pembekalan kepada peserta didik dengan mempertahankan aspek perkembangan kejiwaan serta mengutamakan pembentukan sikap patriotisme pada peserta didik itu sendiri dan pengembangan kemampuan yang diutamakan dalam bidang kepemimpinan.
Siswa-siswi Madrasah Aliyah Al Muslihun merupakan bagian dari generasi muda Indonesia sebagai kader bangsa yang akan mewarisi tongkat estafet kepemimpinan dalam melanjutkan perjuangan bangsa di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat yang akan datang. Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan kader-kader pemimpin yang berpotensi dan berdedikasi tinggi, sertabenar-benar mampu menjawab kebutuhan di atas dengan berlandaskan nilai-nlai luhur Pancasila dan Aswaja.

II.           LANDASAN
1.      Program Kerja OSIS Periode 2009/2010
2.      Rapat pembentukan panitia pada tanggal 27 Nopember 2010
3.      Rapat panitia pada tanggal 01 Desember 2010
4.      Rapat panitia pada tanggal 04 Desember 2010

III.        NAMA DAN TEMA KEGIATAN
1.      Nama
Nama kegiatan ini adalah  “Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)” MA Al Muslihun Tunggangri-Kalidawir.
2.      Tema Kegiatan
Sedangkan tema kegiatan ini adalah “Grow the Talent and Develop the Identity to Create the Real Leader (Menumbuhkan Potensi dan Mengembangkan Jati Diri untuk Menciptakan Pempimpin Sejati)”.
IV.        MAKSUD DAN TUJUAN
1.      Maksud
Maksud kegiatan ini adalah untuk membentuk kader-kader pemimpin  yang benar-benar mampu untuk meningkatkan mutu kinerja  dalam berorganisasi.
2.      Tujuan
Adapun tujuan kegiatan ini adalah:
a.       Melatih siswa untuk menyalurkan aspirasi
b.      Menggugah jiwa agar selalu mencintai organisasi untuk mempertahankan kulturitas OSIS
c.       Menanamkan jiwa kepemimpinan yang berpotensi dan berdedikasi tinggi
d.      Menyadari pentingnya berorganisasi
e.       Menciptakan kader-kader yang tangguh dimana pun mereka berada 

V.           WAKTU DAN TEMPAT
Kegiatan LDKS ini dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal   :    Jum’at s.d. Minggu, 24-26 Desember 2010             
Tempat            :    Kampus MA Al Muslihun
Waktu             :    07.00 s.d. Selesai